Lampung Utara – Dugaan penyalahgunaan Bahan Bahan Minyak (BBM) Subsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 24-345-22 Kalibalangan kotabumi diduga sudah berangsur lama.
Warga kotabumi di sekitar SPBU 24-345-22 menyebutkan bahwa aktifitas yang terjadi dilokasi merugikan masyarakat sekitar dan kendaraan melintas “kalau subsidi Pertalite dan Solar bisa dihitung make jari, bahkan kendaraan lintas jarang sekali dapat ” kata ismu warga sekitar.
Ketua Tim Investigasi media Berita paktual Rizal Mencoba mendatangi lokasi SPBU 24-345-22 dan melihat situasi, sampai dilokasi tim investigasi tidak dapat menemui pengawas atau pengelola SPBU hanya operator SPBU “kalau disini gada bang” singkat Tina karyawan SPBU.

Dari hasil investigasi media Berita paktual Kami mendapati ada jejak keluar masuk mobil besar yang kuat dugaan untuk melakukan pengecoran “issue ini udah lama kami dengar,hitungan tahun karena kebetulan saya juga warga aseli kotabumi yang setiap pulang tidak pernah dapet Subsidi di lokasi tersebut, dan kami mau memastikan bahwa jumlah tonase BBM Subsidi si SPBU 24-345-22 Kalibalangan tepat sasaran” ungkap hefki yang juga Ketua Tim Investigasi media Berita paktual.
Rizal menambahkan situasi SPBU 24-345-22 Kalibalangan membuat pengunjung tak nyaman “jalannya sangat hancur, ini akibat aktifitas kendaraan atau muatan besar” tutup rizal




