Tindakan Di Puji Oleh DPRD LAMSEL) Sosok Aipda Deni yang ikhlas Menolong Rakyat Lemah “Walau Ditengah Lautan Bergelombang Sekalipun”

KABUPATEN LAMPUNG SELATAN – Siang itu, pada hari Jum’at dalam suasana Dermaga Desa Canti, Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan, terkesan sempat panik.

Sebuah kapal motor penumpang mengalami kerusakan mesin di tengah laut. Puluhan penumpang yang berada di atas kapal pun mulai gelisah, khawatir nasib mereka meski terombang-ambing di perairan.

Di tengah situasi genting itu, hadir sosok Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda) Deni Meydistira,S.H., sebagai Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dari Polsek Kalianda Lampung Selatan yang bertugas di Desa Canti dan Desa Tejang Pulau Sebesi, Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).

Tanpa pikir panjang, dan penuh ikhlas, ia bertindak cepat mengevakuasi para penumpang, memastikan keselamatan mereka terjaga sebelum keadaan memburuk.

Tindakan spontan itu menuai banyak apresiasi setinggi-tingginya Dengan salah satu datang dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Dede Suhendar,S.Pd.,M.Pd.

Menurutnya, apa yang dilakukan Aipda Deni bukan hanya sekadar tugas, tetapi bentuk nyata pengabdian seorang aparat kepolisian yang selalu hadir untuk masyarakat.

“Saya sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Bhabinkamtibmas Polres Lampung Selatan yang sigap bertindak mengevakuasi penumpang kapal KMP di Dermaga Canti,” ucap Kang Dede, sapaan akrabnya.

Aceng menegaskan bahwa keberanian Aipda Deni adalah teladan. Di tengah keterbatasan fasilitas. Namun ia tetap hadir sebagai penolong, menunjukkan bahwa Polri selalu ada untuk Rakyat.

“Semoga semangat pengabdian ini menjadi teladan, bahwa di tengah tantangan dan keterbatasan, hadir sosok anggota Polres Lampung Selatan seperti Aipda Deni Meydistira yang selalu siap melindungi dan menjaga masyarakat luas,” imbuhnya.

Bagi warga sekitar Dermaga Canti, aksi heroik ini meninggalkan kesan mendalam. Sosok Aipda Deni bukan hanya polisi pengayom di desa, melainkan juga sahabat yang rela mengorbankan tenaga dan waktu demi keselamatan warganya.

Siang itu, kapal memang mogok di tengah laut. Namun berkat kesigapan seorang polisi desa, kepanikan berganti lega. Sebuah pengingat bahwa di balik seragam cokelat, ada hati yang tulus untuk mengabdi. (*/Al)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *