Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Tabik pun… 🙏

Sai batin, sai ghatu, sai raja, sai muda, sai tua, sai sekedik, sai lunik—
saudara-saudaraku semua yang saya muliakan di grup ini.

Dari lubuk hati yang paling dalam, saya mengucapkan terima kasih atas kebersamaan, dukungan, doa, kritik, dan perhatian dari saudara-saudaraku semua. Grup ini adalah cermin indahnya Lampung: berbeda latar belakang, berbeda peran, tetapi tetap satu rasa—nemui nyimah, saling menerima dan saling menghormati.

Di grup ini ada tokoh agama, tokoh adat, pemuda, media, LSM, ormas, ASN, aparat penegak hukum, konten kreator, hingga saudara-saudara yang masih setia menunggu jodoh terbaiknya. Semua hadir dengan cerita, warna, dan niat baik masing-masing. Inilah kekuatan kita.

Alhamdulillah, tahun 2025 perlahan akan kita tinggalkan. Tahun yang mengajarkan banyak hal.

Ada yang dianugerahi kebahagiaan: jabatan, pekerjaan, pasangan hidup, dan keturunan.
Ada pula yang diuji dengan kehilangan: orang tercinta, kedudukan, harta, bahkan kepercayaan.

Ada yang terangkat oleh pujian, ada juga yang ditempa oleh ujian hinaan.

Namun adat Lampung mengajarkan kita: hidup ini adalah proses menjadi manusia yang utuh, bukan sekadar tentang menang atau kalah. Dunia hanyalah perlintasan. Kita singgah, belajar, lalu melanjutkan perjalanan menuju tujuan yang lebih kekal.

Di penghujung tahun ini, izinkan saya dengan penuh kerendahan hati, selaku Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Lampung Tengah, menyampaikan keterbukaan kepada masyarakat Lampung Tengah yang ada di grup ini.

Kami menyadari, tugas kami sebagai mata, telinga, dan mulut Kejaksaan negeri lampung tidak selalu sempurna. Karena itu, kami membuka diri untuk dikritik, dinasihati, diawasi, dan diingatkan.

Apa yang telah kami lakukan sepanjang 2025 akan kami sampaikan secara terbuka. Bukan untuk dipuji, tetapi agar kami tahu di mana harus memperbaiki langkah. Setiap masukan dari saudara-saudara akan kami catat, kami teruskan ke bidang terkait, dan kami sampaikan kepada pimpinan. Inilah ikhtiar kami menjalankan nilai sakai sambayan—bergotong royong menjaga Lampung Tengah agar tetap aman, adil, dan bermartabat.

Mari kita songsong 2026 dengan hati yang lebih lapang, niat yang lebih bersih, dan langkah yang lebih lurus. Semoga kita selalu dipertemukan dalam kebaikan, dijauhkan dari prasangka, dan dikuatkan dalam persaudaraan.

Ki mak ganta kapan lagi
lain kham siapa lagi.
Tabik pun.
Salam hormat dan salam budaya Piil Pesenggiri .
Alfa Dera
Kepala Seksi Intelijen
Kejaksaan Negeri Lampung Tengah

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *