Pimpinan DPRD Kabupaten Lampung Tengah, menggelar audensi dengan perwakilan Forum Lintas Media Massa, (FLMM) setempat. Audensi itu bertujuan untuk memberikan ruang dialog kepada perwakilan media pasca aksi beberapa waktu lalu.
Ketua DPRD Lamteng, Febriyantoni,.SE.,MM menyampaikan apresiasi kepada perwakilan FLMM Lamteng, atas aspirasi, saran, dan pertimbangan yang di sampaikan dalam forum audensi, dan pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak eksekutif untuk bagaimana aspirasi ini bisa terealisasi, dan semua pihak dapat menjalankan fungsinya masing-masing.
“Artinya kita legislatif sangat mengapresiasi atas aspirasi yang di sampaikan FLMM Lamteng, dalam audensi tadi. Tetapi kita perlu berkoirdinasi dengan pihak eksekutif untuk bagaimana, aspirasi kawan-kawan media ini bisa terealisasi,” kata Febri usai audensi, Senin (12/1/2026).
Dimana menurutnya, legislatif kurang memahami tentang juklak juknis terkait MoU atau kerjasama antara media dengan pihak Sekretariat, oleh sebab itu pihaknya dalam audensi itu akan menjembatani aspirasi yang di sampaikan dalam dialog tadi ke pihak eksekutif dan pihak terkait.
“Oleh sebab itu kita membuka ruang dialog ini agar apa yang menjadi aspirasi kawan-kawan bisa kita carikan solusi atau jalan keluarnya, apakah nanti kita akan membentuk tim yang akan melibatkan perwakilan media, dalam menggodok hal ini agar semua bisa transfaran dan sama-sama tidak ada pihak yang di rugikan,” ungkapnya.
Selain itu Ketua FLMM Lamteng, Gunawan menyebut bahwa audensi ini merupakan jawaban atas surat yang di kirim FLMM pasca aksi beberapa waktu lalu, yang meminta pihak legislatif memberikan ruang dialog untuk membahas poin-poin aspirasi tuntutan pihaknya, dimana saat aksi damai yang di gelar beberapa waktu lalu di DPRD Lamteng, tidak ada perwakilan legislatif yang menerima FLMM untuk menyampaikan aspirasi mereka.
“Ya, audensi ini merupakan jawaban dari surat yang kita kirim pasca aksi beberapa waktu lalu. Dengan adanya ruang dialog yang di berikan pimpinan DPRD Lamteng, kita merasa suara kita, masih di dengar dan mendapat tanggapan positif, meski semuanya butuh waktu untuk pihak legislatif memberikan jawaban pasti dari aspirasi yang disampaikan FLMM,” ungkap Gunawan.
Disinggung soal apa saja poin yang di sampaikan saat audensi bersama pimpinan DPRD tadi, ia menyampaikan bahwa, poin yang di bahas dalam dialog tadi masih seputar beberapa poin aspirasi yang di tuntut dalam aksi beberapa waktu lalu, seperti soal anggaran media di 2026, transparansi pengelolaan anggaran, berapa fix anggaran yang dikelola baik Diskominfo maupun Sekwan DPRD, kemudian utamakan media lokal, dan hal-hal yang menyangkut kerjasama publikasi.
“Intinya dengan adanya ruang dialog yang diberikan pimpinan DPRD Lamteng, kita sedikit merasa lega, bahwa suara kita tersampaikan ke ruang wakil rakyat yang kita percaya sebagai jembatan ke pihak eksekutif,” pungkasnya.
Diketahui, audensi yang berlangsung diruang rapat DPRD Lamteng, perwakilan FLMM di terima oleh Ketua DPRD Lamteng, Febritantoni.,SE,.MM, Wakil Ketua l, Ilyas Hayani Muda,.SH.,M.Si,.M.M, Kabag Persidangan Sekwan, dan Kasubag.Tim














