CSR dan Kompensasi Tak Jelas, Warga Kelapa Tujuh Siapkan Tuntutan dan Blok Akses Tower Mitratel.

Lampung utara – Warga Kelapa tujuh kecamatan kotabumi selatan mengeluh karena perusahaan tower mitratel Kelapa tujuh tidak ada kesepakatan (wanprestasi) yang direalisasikan oleh pihak perusahaan mitratel. Kordinator warga kelapa tujuh, aziz mengatakan, pihaknya menyayangkan sikap tidak kooperatifnya perusahaan tower mitratel yang selama berdiri terkesan tidak perduli kepada lingkungan tower “yang jelas selama hampir 10 tahun lebih hanya sekali perusahaan memberikan kompensasi, kemudian tidak ada dana CSR kepada masyarakat sekitar tower” tuturnya.

Aziz juga menambahkan, selama ini dirinya dan warga lain sudah sering berkoordinasi dengan pihak pemilik lahan, namun fakta mengejutkan terjadi justru pemilik lahan dilaporkan kepada pihak aparat penegak hukum (APH) “yang jelas agak ambigu ya, karena memang ini atensi warga, kalau mau menakut-nakuti make tangan aparat saya rasa tidak tuntas, karena ini memang murni suara dari warga sekitar tower, dan juga dasar laporan juga apa, kan warga juga selama ini tidak pernah merasa menjadi saksi atau dilibatkan dalam proses itu” tegas aziz.

Aziz bersama warga sekitar tower juga sudah sepakat akan membawa permasalahan ini ke tingkat yang lebih jauh karena perusahaan sudah mengabaikan keluhan dan acuh terhadap warga “selama ini kan memang tidak jelas manajemennya, kalau begini modelnya kami akan membuat laporan juga dan menuntut kepada pemilik lahan untuk memblok akses dan akan segera melaporkan kepada pihak-pihak yang berkompeten” tutupnya(z)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *