Lampung tengah – Iuran komite tagun anggaran 2025 Madrasah aliyah negeri (MAN) satu Poncowati lampung tengah kembali menuai pertanyaan bagi kalangan masyarakat khususnya wali murid, pasalnya sampai diakhir tahun 2025 pihak sekolah tidak memberikan pemahaman mengenai transparansi hasil pungutan kepada pihak siswa.
Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) lampung tengah mempertanyakan jumlah uang yang tidak sedikit itu, yakni mencapai miliaran rupiah di tahun anggaran 2025 “belum ada publikasi atau hasil target pencapaian kinerja tahun lalu, kan pengutannya besar, makanya harus jelas dan transparan” kata Irfan.
Irfan menambahkan bahwa pihak komite MAN 1 Poncowati lampung tengah, tidak menampung dan menjalalankan uang yang sudah dikeluarkan oleh siswa/wali siswa “komite hanya tempat transit, uang tetap dikelola oleh sekolah” tegasnya.
Pejabat MAN 1 melalui RA, mengatakan bahwa pihak sekolah tidak mengetahui kemana uang – uang miliaran itu dipergunakan, dirinya berdalih bahwa bisa dipertanyakan kepihak komite, karena mereka yang mengelola secara penuh iuran itu dipergunakan “coba tanyakan ke komite, saya gak tau, karena setahu saya, uang itu untuk membayar gajih honorer sekolah, tetapi yang lain tidak tahu” ringkasnya.
Diketahui sebelumnya, bahwa Siwa/wali siswa di MAN 1 Poncowati lampung tengah harus mengeluarkan biaya sebesar :
Kelas 1 = Rp. 3.650.000,-
Kelas 2 = Rp. 3.400.000,-
Kelas 3 = Rp. 3.150.000,-
Total siswa mencapai ratusan siswa, diluar jalur afirmasi.
Salah satu wali siswa, Roby, mengatakan, wali siswa sudah mengeluarkan uangnya berharap kepada pihak sekolah MAN 1 Poncowati agar memberikan bukti transparansi untuk apa saja uang yang jumlahnya tidak sedikit itu dipergunakan “ya haruslah (transparan) ini kan backgroundnya islami, jangan sampai timbulnya fitnah, toh waktu mau minta iuran kami dikumpulkan, kalau diakhir juga harus dijelaskan dong biar publik tau” tegasnya.(Pgk)














