KABUPATEN LAMPUNG SELATAN – Pelepas penat di Tugu air mancur (Tugu Pancasila), yang terletak disamping Jalan Lintas Sumatera depan Kantor Pangadilan Agama (PA). Jantung Kota Kalianda Lampung Selatan yang berjuluk BUMI KHAGOM MUFAKAT.
Kini Malam Minggu (Malming) yuk meminati dan mengisi dalam Nongkrong Bareng bersama OPD Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) demi memper erat talisilaturahmi yang baik dan alami, seakan terkesan tidak ada bawahan dan atasan (semua sama).

Hal demikian, ini sesuatu bukan hanya sekedar nongkrong sambil ngopi dan menikmati suasana malam Minggu saja, namun ada maksud dan misi yang dijalankan dalam kebersamaan yang baik tentunya.
Yaitu :
1.Melepas lelah setelah sekian hari bekerja.
2.Bersilaturahmi sesama petugas kebersihan dan para supir serta kernet yang selama seminggu mereka dapat dikatakan jarang bertemu, dan yang tidak kalah penting adalah. Disini juga kita dapat saling bercerita dan berbagi informasi, bagaimana untuk kedapan lebih baik dalam menciptakan kota Kalianda Lampung Selatan ini menjadi ABRI (ASRI, BERSIH, RAPI dan INDAH) Sesuai arahan Bupati Lampung Selatan (Radityo Egi Pratama, S.T., M.B.A.

3.Meramaikan suasana malam Minggu di ikon Kota Kalianda.
4.Sambil menghimbau warga yang menikmati malam Minggu untuk selalu menjaga kebersihan dan ke asrian Kota.
Pada salah satu pengunjung ikon Kota Kalianda di tugu air mancur atau tugu pancasila itu, sebut saja (Feri dan Rini) dua sejoli yang sedang asyik nongkrong menikmati malam minggu yang indah dan nyaman. Mereka melihat kebersamaan segerobolan Dinas Lingkungan Hidup seperti Keluarga yang Sakinah, Mawadah, Warahmah.

“Ya itu DLH seperti keluarga sakinah mawadah warahmah, dengan konsep keluarga ideal dalam islam, yang memiliki makna ketenangan, kasih sayang dan rahmat.”
“Karena, mereka pun berkeliling menyajikan atau memberikan makanan cemilan yang alami kepada pengunjung, yakni ketela merah kukus, pisang kukus, kacang tanah kukus, ketan kukus, tapai ketan merah dan ubi ubi yang lainnya, dan itu ikhlas lagi memberinya, tanpa dipungut biaya apapun, serta ramah dan beretika yang baik juga lagi tuh, subhanalloh,” ucap Rini saat wartawan ini memintai tanggapan dilokasi setempat.

Hampir senada, diucapkan juga oleh Feri, “wah itu kalau ada dinas dinas di lampung selatan ini setiap malem minggu lakukan hal begitu, bisa bisa semua pengunjung di tugu pancasila dalam ikon kota kalianda ini jadi betah mas, dan ga ada sepi sepi nya lagi.”
“Terkesan hidup aja terus kota kalianda ini, sebab, gua pun sebagai masyarakat lampung selatan, merasa senang dan nyaman juga gitu, aman dan damai lagi tempatnya, serta bersih dan indah. Soalnya itu saya lihat orang orang dari DLH, itu nongkrong di tugu dan dilantai nya pun pada buka sepatu dan sendal, sankin menjaga kebersihan dan ke asrian tempat,” tuturnya sambil tersenyum tersipu malu, karena ia tak buka sepatu.
Menunjukan pukul 22:00 Wib malam minggu, dari pihak DLH lamsel yang dinaungi oleh Kabid kebersihan, mewakili Plt.Kepala Dinas (Kadis) setempat membubarkan diri untuk beristirahat pulang kerumah nya masing-masing, dan tidak lupa membuang sampah pada tempatnya serta membersihkan lantai setelah mereka duduki dalam bercerita dan bercengkrama. (Al)














