Indeks

Jurnalistik/Wartawan Yang Tidak Mengejar Harta, tetapi Berita&Fakta serta Panggilan Hati Nurani

LAMPUNG – Dikala itu Pagi belum benar-benar terang ketika ponselnya bergetar. Ada sebuah pesan singkat yang masuk, memberi kabar tentang peristiwa kejadian yang harus segera diliput.

Disini tanpa banyak tanya, seorang jurnalis/wartawan meraih tasnya, memasukkan buku catatan kecil, perekam suara, kamera lalu bergegas menuju lokasi.

Begitulah hari-harinya dimulai bukan dengan hitung-hitungan untung atau rugi, bukan pula dengan bayangan tumpukan rupiah.

Melainkan dengan satu tekad sederhana: Mencari kebenaran dan menyampaikannya kepada publik.

Namun’ Profesi Wartawan sering kali dipandang sebelah mata oleh orang-orang yang tidak suka dengan mereka.

Ada yang mengira pekerjaan ini menjanjikan popularitas, ada pula yang menganggapnya sekadar perantara cerita.

Temukan lebih banyak

Kursus menulis berita&investigasi. (Al)

Exit mobile version