Bekasi,Beritapaktual,Com= Pemerintah Kabupaten Bekasi memastikan pembangunan tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan atau selatan, tetapi juga menyentuh desa-desa pesisir di Kecamatan Muaragembong.
Pada tahun anggaran7 2026, enam desa di wilayah utara tersebut akan kebagian proyek pembangunan dengan total alokasi anggaran sekitar Rp60 miliar, terbesar dibanding kecamatan lainnya.
Kepala Bappeda Kabupaten Bekasi, Dwy Sigit Andrian, mengatakan alokasi tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pesisir.
“Untuk wilayah Kecamatan Muaragembong di tahun 2026 ini mendapat alokasi terbanyak dibandingkan kecamatan lainnya. Dengan anggaran mencapai sekitar Rp60 miliar khusus Muaragembong,” ujar Sigit,
Dana tersebut akan difokuskan pada berbagai proyek infrastruktur strategis yang tersebar di enam desa.
Berdasarkan data rencana realisasi, terdapat sekitar 18 hingga 20 titik kegiatan pembangunan yang akan direalisasikan tahun ini.
Camat Muaragembong, Sukarmawan, menjelaskan sejumlah proyek yang akan dikerjakan meliputi pembangunan dan peningkatan jalan utama penghubung antar desa, pembangunan jembatan di empat titik, pemasangan penerangan jalan umum, pembangunan jalan lingkungan, hingga pembangunan sarana olahraga di empat sekolah.
“Beberapa di antaranya pembangunan dan peningkatan jalan utama antar desa, jembatan di 4 titik, PJU, jalan lingkungan, serta pembangunan SOR di 4 sekolah,” jelasnya.
Menurutnya, fokus pembangunan infrastruktur jalan diprioritaskan pada ruas-ruas dengan kondisi kerusakan cukup parah agar mobilitas warga dan distribusi hasil perikanan maupun pertanian bisa lebih lancar.
Ia menyambut baik perhatian besar yang diberikan Pemkab Bekasi kepada wilayahnya.
Sukarmawan berharap pembangunan di wilayah utara terus ditingkatkan agar tidak tertinggal dibanding kawasan selatan yang lebih dulu berkembang.tutupnya ( Gpas)
